Waspadalah, Kini WhatsApp Bisa Disadap dengan Mudah

Ponsel Cerdas - Sebagai perangkat digital messaging, WhatsApp menjadi salah satu yang terbesar dan paling populer di seluruh dunia. Milyaran pengguna telah aktif dan terkait dengan aplikasi ini. Sebuah progres prestasi yang sangat membanggakan.

Fungsi WhatsApp atau biasa disingkat WA sebagai alat komunikasi tidak bisa diragukan lagi. Fitur yang terus dikembangkan menjadikan aplikasi ini terus mendapatkan peningkatan jumlah pengguna di seluruh dunia.
Baru-baru ini tersiar kabar bahwa telah terjadi penyadapan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp ini. Artinya kini WA sudah tidak lagi aman untuk dijadikan sebagai alat komunikasi. Benarkah demikian. Hal ini harus segera mendapatkan perhatian serius. Sebab sudah menyangkut keamanan privacy. Dan jika memang, terbukti, berarti telah melanggar hak privacy pengguna.
Jika melihat dan membaca testimoni dari pare pengguna, ada beberapa yang mengeluh tentang layanan pihak ketiga yang tidak diketahui. Seperti misalnya munculnya notifikasi aneh. 

Aplikasi Pengintai WhatsApp

Hal ini kemudian menjadi jawaban atas keresahan pengguna yang mengkhawatirkan akan munculnya aplikasi di Play Store terkait dengan keamanan privacy pada WhatsApp. Sebut saja aplikasi Spy Whats Chat yang mengkalim mampu mengintip aktivitas pengguna. Ada pula yang namanya Cloneapp Messenger 2018 yang sudah memiliki pengguna yang mengaku bisa menyadap percakapan pengguna WhatsApp yang lain. Kemudian Netwa-spy for WhtasApp yang juga diklaim bisa memata-matai aktivitas percakapan pengguna WhatsApp. 

Dari sekian aplikasi tersebut, tidak ada satu pun yang terkait dengan layanan asli dari WhatsApp. Artinya semua aplikasi tersebut berasal dari pihak ketiga yang tentu saja tidak menjamin akan keamanannya.

Untuk operasional sistem iOS juga pernah mengeluarkan statement akan hadirnya aplikasi yang bernama ChatWatch. Aplikasi ini berfungsi untuk memata-matai berbagai aktivitas yang dilakukan pengguna WhatsApp.

Modusnya adalah dengan memanfaatkan status online dan status offline pengguna. Pada sebagian pemakai aplikasi ini ternyata mengklaim sudah merasa terbantu guna mengetahui kegiatan orang-orang kesayangan mereka, seperti suami, istri, pacar, karyawan bawahan dan sebagainya. Padahal fungsi pada fitur Last Seen sudah dinon aktifkan.

Aplikasi ini mematok biaya khusus bagi penggunanya. Menurut informasi yang beredar biaya per pengguna selama satu minggu adalah sebesar 2 US Dollar untuk memantau dua nomor telepon yang berbeda. Pengguna akan dikirimi notifikasi terkait aktivitas nomor WhatsApp yang disadap.
Pemakai aplikasi ini juga bisa menggunakannya untuk 10 nomor yang berbeda. Tentu dengan biaya yang lebih besar. Meskipun kini aplikasi ChatWatch sudah tidak bisa diakses di App Store lagi karena sudah dihapus oleh pihak Apple, namun tetap saja menunjukkan bahwa WhatsApp mudah disadap.
Isu-isu semacam ini bukan isapan jempol semata. Tidak tanggung-tanggung, beberapa waktu yang lalu Angkatan Darat India melaporkan ada peretas asal Tiongkok yang mencuri data pengguna. 

Bagaimana, masih percaya dengan WhatsApp. Silakan berpikir ulang demi keamanan privacy anda.

Blog Ponsel Cerdas

Owen paijo

Founder

Isi konten blog ini sebagai review guna menambah informasi tentang dunia gadget, bukan sebagai ajang iklan atau promosi.


 

Copyright © PONSEL CERDAS. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com